Sabtu, 15 April 2017

Megalomania

MEGALOMANIA

Buat apa kekuasaan, kalau  akan jadi  beban.
Buat apa pujian, kalau bakal jadi racun kehidupan.
Buat apa kesombongan,  kalau pada akhirnya kita Akan kembali menyatu dengan tanah dimasa depan.

Jadi, banyak orang yang gila kekuasaan, sampai rela melakukan segala cara untuk mendapatkannya, tidak peduli cara halal atau haram,  legal atau ilegal. Jika nafsu sudah bersarang di  badan maka semua di anggap sah-sah aja.Iya, sih?, iyalah.  Apa sih tujuannya?  Kehormatan pastinya. Dia beranggapan, dengan mempunyai kekuasaan banyak  orang yang akan menghormatinya. Padahal belum tentu juga, apalagi kalau banyak orang yang tahu, kekuasaan yang dia peroleh dipaksakan.

Ada juga lho orang yang gila pujian,  ingin di anggap berprestasi, dia beli berbagai piala, yang dipajang di lemari  kaca, yang berharap decak kagum dari tamu yang bersandang ke  rumahnya. Idih, hahaha.... Aja deh. Tapi buat apa juga harus memaksakan diri seperti itu.

Malah ada yang senang di jilat-jilat sama anak buahnya yang hobi jilat (yang ini saya makin uwek). Jadi bos hanya menyayangi anak buah yang menyanjungnya setinggi langit, saking gila sanjungan, apapun kesalahan anak buah ga kelihatan. Yang dia lihat jilatannya,  padahal tuh si anak buah sambil jilat sambil ngomong dalam hati, "Oon  lu boooos,  gue kadalin mau aja..."

Hmmmmm. Bagaimana orang sombong?, yang mengaggap diri paling kaya, paling pinter, paling suksek, paling...paling... Paliiiiiiiiiiiiing.....Hallah  mak, Apa sih yang harus kita sombongin, kalau sejatinya kita tidak bisa lepas dari pertolonganNya, apalagi yang namanya manusia itu makhluk zoon politicon, makhluk yang membutuhkan manusia lainnnya untuk bersosialisasi, karena memang manusia membutuhkan manusia lainnya, untuk jadi kuat, juga membutuh makhluk lain sebagai symbiosis mutualisme.  Saling membutuhkan, take and give.  Ya, kan? Ya,  dong......?

Nah,  dah tahukan apa yang dimaksud megalomania?, cape lho jadi manusia kayak gitu, apalagi jadi manusia sombong. Buat apa?, Kita ini berawal dari setetes air mani yang kotor, bau pula. Jadi apa yang harus di sombongin? Saya mah  ogah jadi orang sombong...tapi sih saya juga yakin all Of my freinds in medsos are good persons......insya Allah.....

#inspirasiminggudpi
#Fakhriah

Cikarang, 14 April 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERHEMPAS

Malam, ketika hanya ada suara desir angin Di beranda sunyi, aku menatap awan Bintang bersembunyi membiarkan langit sepi Rembulan muram da...