Baiklah, Cinta. Tidak perlu kucari arti katamu. Cukup aku tahu, bahwa getar rasa di hati, binar yang terpancar di mata, serta rekah senyum yang terukir indah di bibir, adalah bukti bahwa kau ada. Dan adamu adalah kekuatan bagi setiap jiwa yang kau sentuh.
Aku tahu, Cinta. Tidak selamanya kau cipta bahagia. Misteri tafsirmu yang kadang membuat hati salah merasa. akhirnya, kau cipta duka. Dalam kebimbanganmu, di mana kau harus memilih hati untuk kau singgahi, ada hati lain yang hanya kau lewati, hati itupun lara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar